Refreshment Auditor AMI UIN SUNA: Memperkuat Peran Auditor dalam Peningkatan Mutu Pendidikan
Lhokseumawe — Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe terus memperkuat sistem penjaminan mutu perguruan tinggi. Langkah strategis ini diwujudkan melalui kegiatan Refreshment Auditor Mutu Internal (AMI) Tahun 2026 yang digelar di Hotel Diana, Kota Lhokseumawe. Dihadiri oleh 56 auditor internal terdiri dari dosen dan tendik dari berbagai fakultas dan unit kerja, serta jajaran pimpinan universitas yang mendukung penuh proses audit mutu sebagai bagian penting dalam pengelolaan institusi.
Acara refresment ini diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dilanjut pemberikan sambutan oleh Ketua LPM UIN SUNA Khairiani, M.Sc., Ph.D. Dalam sambutannya, Ketua LPM menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran dan komitmen para auditor yang selama ini telah berperan aktif dalam pelaksanaan AMI. Beliau menegaskan bahwa AMI merupakan agenda rutin tahunan yang wajib dilaksanakan oleh seluruh unit kerja dan program studi sebagai bagian dari siklus PPEPP yang ke 7. Lebih lanjut, Ketua LPM menitikberatkan pada transparansi, objektivitas, dan akurasi dalam proses audit.
Ketua LPM juga mengingatkan bahwa tugas utama para auditor bukan hanya melakukan pemeriksaan administratif semata, tetapi juga harus mampu menemukan permasalahan dan kendala yang ada di unit kerja maupun program studi yang diaudit. Temuan ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi penting yang dapat digunakan untuk melakukan perbaikan dan pengembangan kualitas secara berkelanjutan
Pengarahan oleh Wakil Rektor I bidang akademik dan kelembagaan, Dr Iskandar, M.S.I. Dalam sambutannya juga memberikan arahan dan motivasi kepada para auditor. Beliau menegaskan bahwa hasil audit yang diberikan harus mencerminkan kondisi nyata dan objektif dari masing-masing program studi yang diaudit. Hal ini sangat penting agar hasil audit dapat menjadi dasar yang kuat dalam pengambilan kebijakan dan perbaikan mutu.

Pengarahan dan pembukaan oleh Rektor UIN SUNA, Prof. Dr. Danial, M.Ag., menegaskan bahwa perguruan tinggi Islam negeri wajib membangun daya saing global dengan berorientasi pada tantangan zaman, bukan sekadar reproduksi ilmu pengetahuan masa lalu. Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Refreshment Auditor Mutu Internal (AMI) Tahun 2026 yang digelar Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) di Hotel Diana, Lhokseumawe, Rabu (19/8/2026). Dalam arahannya, Prof. Danial menekankan dua hal krusial untuk menghadapi persaingan internasional: pertama, penguasaan bahasa global seperti Inggris, Arab, Mandarin, Rusia, dan Prancis sebagai sarana komunikasi dan akses intelektual dunia; kedua, kemampuan sivitas akademika dalam membaca isu-isu strategis global seperti gender, pluralisme, multikulturalisme, demokrasi, liberalisme, dan digitalisasi. Isu-isu ini harus dikaji secara kontekstual melalui berbagai perspektif keilmuan Islam, mulai dari pendidikan, ekonomi syariah, dakwah, hingga ushuluddin. Selain itu, ia juga mendorong program studi untuk terus mengevaluasi kurikulum agar tidak hanya mengajarkan teori masa silam, melainkan mampu membekali mahasiswa memprediksi masa depan serta menjawab kebutuhan praktis masyarakat. Transformasi penjaminan mutu melalui sistem AMI berbasis digital yang diusung dalam kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat budaya akademik, efisiensi, dan perbaikan berkelanjutan di lingkungan kampus.
Sosialisasi AMI 2026 khusus auditor ini menjadi bukti nyata komitmen UIN SUNA dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan melalui proses audit yang terstruktur, transparan, dan profesional. Peran strategis para auditor sebagai ujung tombak dalam pelaksanaan AMI sangat menentukan keberhasilan program penjaminan mutu internal.
Dengan pemahaman yang semakin mendalam dan kesiapan yang matang, diharapkan pelaksanaan AMI 2025 dapat berjalan dengan optimal dan memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan kualitas akademik serta pengelolaan institusi. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara LPM, pimpinan universitas, dan para auditor sebagai garda terdepan dalam menjaga standar mutu institusi.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN SUNA ini mengusung tema “Mengintegrasikan AMI Digital untuk Efisiensi dan Akurasi Data.” Hadir sebagai narasumber utama, Koordinator Penjaminan Mutu dan Akreditasi Politeknik Negeri Lhokseumawe, Dr. Ibrahim, S.T., M.T. dalam pemaparannya Dr. Ibrahim menyampaikan penerapan AMI berbasis digital diarahkan untuk meningkatkan efisiensi audit serta memperkuat akurasi, transparansi, dan keterlacakan data sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pengembangan mutu UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe.