Sosialisasi Kebijakan Persiapan Peningkatan Indeks QR-WUR UIN SUNA Lhokseumawe
Sosialisasi Kebijakan persiapan peningkatan indeks QR-WUR UIN SUNA Lhokseumawe
[KOTA LHOKSEUMAWE] – Dalam upaya akselerasi menuju visi World Class University (WCU) dan memenuhi target kinerja institusi, Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe (UIN SUNA) menggelar rangkaian persiapan strategis. Salah satu langkah konkretnya adalah penguatan tata kelola mutu penelitian dan pengabdian masyarakat melalui Sosialisasi Kebijakan Persiapan Peningkatan Indeks QR-WUR (QS World University Rankings).
Sebagai bagian dari implementasi kebijakan tersebut, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Sultanah Nahrasiyah telah melaksanakan kunjungan benchmarking dan Forum Diskusi Terpumpun (FGD) terkait Sustainable Development Goals (SDGs) di Padang, Sumatera Barat, pada 28 September hingga 4 Oktober 2025. Delegasi dipimpin langsung oleh Ketua LPPM, Dr. Muhammad Anggung M. Prasetyo, M.Pd., didampingi oleh Ketua Pusat Penelitian dan Penerbitan Dr. Baiquni Hasbi, M.A., Ph.D., serta Ketua Pusat Gender dan Anak Hartanti Dewi, S.ST., M.M.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyerap praktik terbaik (best practice) dari perguruan tinggi yang telah mapan dalam pengelolaan pusat studi berbasis SDGs, yang kini menjadi salah satu indikator vital dalam penilaian pemeringkatan universitas global seperti QR-WUR.
Kolaborasi Strategis Lintas Institusi
Dalam agenda tersebut, tim UIN Sultanah Nahrasiyah menyambangi dua perguruan tinggi terkemuka, yaitu UIN Imam Bonjol Padang dan Universitas Andalas (Unand).
Di UIN Imam Bonjol Padang, fokus utama adalah penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antar lembaga guna memacu kolaborasi riset dan publikasi ilmiah. Sementara di Universitas Andalas, tim melakukan studi tiru mendalam mengenai pengelolaan SDGs Center. Integrasi 17 tujuan pembangunan berkelanjutan (seperti pengentasan kemiskinan dan kesetaraan gender) merupakan elemen kunci untuk mendongkrak reputasi akademik di kancah internasional.
— Dr. Muhammad Anggung M. Prasetyo, M.Pd., Ketua LPPM
Komitmen Mutu Berkelanjutan
Bagi Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), langkah ini merupakan bukti nyata upaya pemenuhan standar mutu, khususnya pada kriteria kerjasama dan luaran tridharma bereputasi internasional. Integrasi SDGs ke dalam kurikulum dan riset diharapkan dapat mendongkrak nilai akreditasi institusi serta menempatkan UIN Sultanah Nahrasiyah dalam peta perguruan tinggi global.
Melalui kegiatan ini, UIN Sultanah Nahrasiyah menegaskan komitmennya untuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkontribusi nyata bagi penyelesaian masalah global melalui pendekatan Scientific Vision yang integratif.